Minggu, 23 Mei 2010

Menggugat Waktu

Waktu terus berjalan tak kenal lelah. Beberapa hari lalu Bu Sri Mulyani telah digantikan oleh Pak Agus Martowardojo, hari ini Pak Anas sudah terpilih menjadi ketua umum Partai Demokrat, malam ini saya sudah makan sampai buncit. Tetap saja, detik-detik itu berlalu tanpa ada keinginan untuk berhenti sejenak dan menoleh ke belakang.
Begitu banyak yang terjadi. Sang waktu tidak tahu, atau tidak cukup peduli untuk berbalik dan melihat. Tapi ternyata memang begitulah seharusnya, karena walaupun waktu dapat dihentikan, dia tak dapat berbuat apa-apa, yang terjadi terjadilah. Tak ada yang berhak mengendalikan semesta kecuali Tuhan. Tidak sang waktu, tidak pula kita.
Dan akhirnya saya sadar tak ada gunanya menggugat waktu.

0 komentar:

 


Design by: Blogger XML Skins | Distributed by: Blogger Templates